Fantasi Sexual ? Boleh asalkan..

Semua orang pasti memiliki khayalan atau fantasi tertentu. Entah itu khayalan tentang kesuksesan karier dan kehidupannya kelak, hingga khayalan-khayalan yang bernuansa seksual! Namanya saja fantasi tentu saja tidak lepas dengan hal-hal yang menakjubkan dan mengasyikkan. Ambil contoh Anda mendambakan 'kencan' dengan pria berbodi atletis plus berwajah tampan. Semuanya itu sah-sah saja. Namun yang menjadi pertanyaan barangkali, seberapa positif pengaruh fantasi seksual itu sendiri bagi kinerja seksual seseorang ? Seksolog Dr. Patti Britton, mengatakan bahwa fantasi seksual merupakan hal yang lumrah terjadi pada setiap orang, baik pria maupun wanita. Bahkan berdasar pengamatan Britton, sekitar 60% hingga 90% orang mengandalkan fantasi seksualnya sebagai salah satu 'aprodisiac'! Jelas Britton, fantasi seksual merupakan salah satu cara sehat dan menjadi bagian penting dalam sebuah hubungan intim. Kenapa? Karena lewat fantasi tersebut bukan sekadar bisa melahirkan rangsangan-rangsangan seksual, namun konon ampuh pula dalam membangkitkan gairah seksual mereka yang melakukannya. Namun menurut Britton, mengingat fantasi seksual itu erat kaitannya dengan pikiran dan psikologis seseorang, maka fantasi tersebut akan aman-aman saja dilakukan sepanjang diri kita tidak memiliki pikiran yang 'macam-macam' atau yang berlebihan. "Artinya fantasi seksual yang kerap melayang-layang dalam benak kita itu jangan sampai mempengaruhi atau mengubah kebiasaan seksual kita hingga menjadi lebih buruk. Itu yang harus dihindari,"ujar Britton.

No comments: